Entri Populer

Senin, 18 Oktober 2010

merindumu

jariku menari tiada henti
di hamparan kertas putih yang rapuh
sementara air mataku jatuh deras
membasahi pipi ku

tak kuasa ku menahan perih di hatiku
saat kepergianmu di depan mataku
kau pergi karena tugasmu
dan aku kini hanya menanti kedatanganmu

cepat lah kembali karena aku 
sangat merindukanmu   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar